Verifikasi Keaslian Formulir C.Hasil-KWK dalam Sidang PHP Bupati Kotabaru | VPS and VPN
Web Hosting
Verifikasi Keaslian Formulir C.Hasil-KWK dalam Sidang PHP Bupati Kotabaru

Verifikasi Keaslian Formulir C.Hasil-KWK dalam Sidang PHP Bupati Kotabaru



JAKARTA, HUMAS MKRI – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Kotabaru (PHP Bupati Kotabaru), pada Selasa (23/2/2021). Sidang Perkara Nomor 43/PHP.BUP-XIX/2021 ini digelar di Ruang Sidang Pleno MK dengan kombinasi persidangan secara daring dan luring. Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan Saksi dan Ahli Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait serta pembuktian.

Dalam sidang tersebut, Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2 Burhanudin dan Bahrudin menghadirkan sejumlah saksi, di antaranya Edy Supian Noor yang merupakan koordinator pada tingkat Kabupaten. Di awal kesaksiannya, ia menyampaikan pihaknya menolak menandatangani rekapitulasi penghitungan suara Kecamatan Pulau Laut Utara. Hal ini disebabkan adanya kejanggalan-kejanggalan yang terjadi pada saat rekapitulasi di tingkat kecamatan. Ia melanjutkan kejanggalan yang dimaksud terkait adanya Formulir Salinan C-KWK yang ditemukan oleh saksinya berbeda dengan fisik formulir yang dikeluarkan oleh KPU.

“Perbedaan itu di antaranya adalah dimana pada formulir tersebut ditulis pasangan calon ada 4, sedangkan pemilihan bupati di Kabupaten Kotabaru hanya 2 paslon. Kemudian ada yang ditulis namanya dan ada juga yang tidak ditulis namanya,” urai Edy dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua MK Anwar Usman dengan didampingi oleh Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih dan Wahiduddin Adams tersebut.

Baca juga: Persoalan Pencabutan Permohonan PHP Kab. Konawe Kepulauan, Pelanggaran dalam Pilbup Kotabaru dan Konawe Selatan

Lainnya, Edy menambahkan, pada saat rapat pleno kabupaten, pihaknya mempertanyakan kepada KPU Kabupaten Kotabaru (Termohon) sekaligus memperlihatkan bukti fisik dan disaksikan langsung oleh Bawaslu dan PPK. Atas kejanggalan tersebut, ia mengungkapkan meminta penghitungan suara ulang. Namun, permohonan tersebut ditolak oleh Termohon dan Bawaslu Kabupaten Kotabaru karena dianggap tidak terjadi permasalahan. Menurutnya, Termohon berdalih hal tersebut diperbolehkan selama tidak mengubah angka paslon. Hal serupa juga diungkapkan oleh Bawaslu Kabupaten Kotabaru hingga menetapkan hasil penghitungan suara.

“Kemudian kami juga mempertanyakan masalah di Kecamatan Hampang dimana telah terjadi proses penghitungan suara ditulis di papan tulis bukan dituangkan di formulir C Hasil KWK. Kejadian tersebut kemudian disampaikan kepada KPU, namun hal itu dianggap dibenarkan karena selama tidak ada mengubah angka paslon. Padahal jelas-jelas telah menyalahi aturan yang ditetapkan sendiri oleh KPU,” urainya saat memberikan keterangan secara virtual.

Terkait keterangan tersebut, Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih meminta para pihak untuk memverifikasi formulir Salinan C Hasil-KWK yang menurut Pemohon terdapat pemalsuan. Termohon yang diwakili oleh Zainal Abidin menyebut bukti yang disertakan Pemohon adalah formulir C Salinan yang diberikan ketika pungut hitung telah selesai di TPS. Sementara formulir C Hasil diunggah di laman KPU Kabupaten Kotabaru. “Yang kami upload itu adalah formulir C Hasil Rekapitulasi. Formulir C Salinan itu diserahkan setelah pungut hitung. Dan itu tidak di-download,” ujarnya.

( Selengkapnya baca di laman mkri.id : )

source

One thought on “Verifikasi Keaslian Formulir C.Hasil-KWK dalam Sidang PHP Bupati Kotabaru

Leave a Reply to Irfan Setiadi Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *